Wisata Kuliner di Solo

Wisata menjadi waktu khusus untuk relaksasi dan keluar dari rutinitas sehari-hari, dan memberikan pengalaman unik yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Termasuk wisata kuliner. Seringkali ketika berkunjung ke suatu daerah atau tempat tertentu, tempat wisatalah tujuan utama kita, misal indahnya pantai dan pasir putihnya atau sejuknya hawa pegunungan.

Selain objek wisata alam atau pun wisata belanja, kota Solo menawarkan objek wisata lain, yaitu wisata kuliner. Kota Solo terkenal karena makanan dan jajanan khas yang selalu menjadi tujuan utama orang ketika berkungjung ke kota Solo. Mulai dari makanan kaki lima hingga restoran bintang lima menjadi tujuan banyak orang ketika berkunjung ke kota ini. Cita rasa yang khas dan unik dari makanan ini yang selalu menjadi incaran, bahkan tidak jarang banyak orang yang berkunjung ke Solo hanya karena ingin menikmati makanan atau jajanan tertentu. Wisata kuliner di kota Solo menjadi semacam wisata nostalgia bagi banyak orang yang pernah singgah maupun tinggal di Solo.

Seperti yang kita ketahui, Solo dianggap sebagai gudangnya kuliner khas Jawa, bahkan ada ungkapan khas yaitu keplek ilat atau bisa diartikan memanjakan lidah dalam urusan kuliner. Solo mempunyai ragam kuliner yang sangat banyak seperti nasi liwet, gudeg, selat solo, cabuk rambak, timlo, serabi solo dan lain sebagainya.

Cabuk Rambak - Wisata Kuliner di Solo

Cabuk rambak merupakan kuliner khas Solo yang sudah mulai langka. Makanan atau jajanan ini berupa ketupat yang dipotong tipis-tipis dan diberi sambal wijen dengan rasa khas disajikan dengan pincuk daun pisang, sebagai pelengkapnya diberi kerupuk gendar atau karak. Penjual cabuk rambak paling banyak ditemui pada saat acara tahunan  Sekaten. Mereka menjajakan makanan ini di sekitaran pelatan Masjid Agung Solo, biasanya bersebelahan dengan penjual wedang ronde. Sehingga pembeli bisa menikmati dua sajian ini bersamaan.

Gudeg Solo - Wisata Kuliner di Solo

Gudeg selama ini dikenal sebagai makanan khas Jogjakarta, namun Solo juga memilikin ragam kuliner gudeg dengan citarasa lain. Gudeg Jogja lebih dikenal dengan citarasa manis, sedangan gudeg Solo lebih gurih dan sedikit berkuah, atau nyemek dalam istilah Jawa. Penjual gudeg di kota Solo rata-rata mulai buka pada malam hari hingga dini hari. Menu ini bisa menjadi salah satu menu kuliner malam ketika anda berkunjung ke Solo. Bahkan ada yang rela antri di tengah malam hanya untuk menikmati kuliner khas Solo ini.

Banyak sekali ragam kuliner khas Solo yang bahkan tidak disebutkan di artikel ini yang perlu anda cicipi. Kekayaan kuliner juga merupakan kekayn budaya yang perlu dilestarikan. Bahkan dengan ragam kuliner bisa membawa nama bangsa mendunia. Halaman kuliner diSolo.com akan memandu anda menuju tempat-tempat kuliner di kota Solo.

Blog

Komentar Anda

Sebelum menulis review, pastikan Anda membaca Kebijakan Komentar

Anda harus login untuk menulis review.

Tentang diSOLO.com

Anda mungkin pernah merasakan kesulitan saat mencari informasi tentang tempat makan atau mungkin bisnis di Solo. Untuk itulah diSOLO.com hadir untuk Anda.